7 Gejala Pembesaran Prostat Jinak

Kebanyakan pria mengalami pembesaran kelenjar prostat ketika usia mulai bertambah. Kondisi tersebut disebut juga dengan pembesaran prostat jinak atau dalam istilah medisnya benign prostatic hyperplasia (BPH).

Gejala Pembesaran Prostat JinakKelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih. Ketika kelenjar tersebut mengalami pembesaran, ia akan menahan aliran urine melalui uretra, yang mana merupakan saluran untuk membawa urine dari kandung kemih ke penis. Kondisi tersebut dapat menyebabkan masalah ketika buang air kecil. Menurut ahli dari Mayo Clinic, penyakit tersebut tumbuh pada laki-laki yang akan menginjak usia tua atau sudah tua, sebagai akibat dari perubahan keseimbangan hormon. Apabila penderita tidak mendapatkan perawatan segera, pembesaran prostat bisa sebabkan kandung kemih, saluran kemih dan ginjal mengalami masalah.

Komplikasi serius bisa terjadi pada penderita pembesaran prostat jinak, tapi penyakit ini bukanlah kanker prostat. Menderita pembesaran prostat jinak bukan berarti memiliki potensi mengembangkan kanker prostat. Pertumbuhan penyakit ini dimulai pada bagian dalam kelenjar prostat, yang bentuknya seperti cincin yang melingkari uretra, dan terus berkembang. Sedangkan kanker prostat mulai tumbuh pada bagian luar prostat.

Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, lebih baik kalian mengetahui beberapa gejala pembesaran prostat jinak. Berikut adalah daftarnya:

Sering buang air kecil

Banyak pria dengan pembesaran prostat jinak merasakan ingin selalu buang air kecil, terutama pada malam hari. Hal itu disebut dengan nokturia. Menurut National Institutes of Health, dikatakan seseorang sering buang air kecil apabila dia mengalami buang air kecil delapan atau lebih perharinya. Gejala ini terjadi akibat terjadinya peningkatkan tekanan pada uretra dan kandung kemih, yang menyebabkan ketidak mampuan untuk menahan urine.

Kesulitan buang air kecil

BPH dapat membuat aktivitas buang air kecil menjadi sulit. Peningkatan tekanan pada uretra dapat menghambat aliran urin dari kandung kemih keluar melalui penis. Hal ini dapat menyebabkan aliran urin lemah, terutama ketika akhir aktivitas buang air kecil.

Nyeri saat buang air kecil atau ejakulasi

Tekanan pada sistem reproduksi dan saluran kemih pada penderita pembesaran prostat dapat mengakibatkan rasa sakit saat buang air kecil atau ejakulasi. Beberapa pria merasa perlu untuk mendorong urin keluar saat buang air kecil, dan itu dapat menyebabkan rasa sakit. Sakit saat buang air kecil atau ejakulasi juga dapat terjadi karena infeksi, yang merupakan komplikasi dari penyakit tersebut.

Urine bercampur darah atau memiliki warna/bau yang tidak biasa

Retensi urin dapat menyebabkan urin memiliki warna yang lebih gelap dan bau yang tidak biasa. Bau tidak biasa pada urine biasanya tanda infeksi saluran kemih (ISK). Darah dalam urin, atau hematuria, dapat terjadi sebagai akibat dari pembuluh darah melebar di permukaan pembesaran kelenjar prostat. Darah terlihat dalam urin disebut hematuria gross.

Infeksi saluran kemih

Ketidakmampuan untuk mengosongkan kandung kemih dapat menyebabkan bakteri tumbuh di kandung kemih. Hal ini dapat menyebabkan ISK (infeksi saluran kemih). Infeksi ini dapat menyebabkan warna urine tidak seperti biasa atau menghasilkan berbau busuk.

Kencing batu

Kencing batu, biasanya terjadi karena ketidakmampuan untuk mengosongkan kandung kemih sepenuhnya, yang mana merupakan salah satu gejala utama dari BPH. Batu kandung kemih adalah mineral keras atau batu dalam kandung kemih yang terbentuk ketika urine masih dalam kandung kemih dalam waktu lama. Hal ini menyebabkan mineral dalam urin mengkristal. Batu-batu ini dapat menyebabkan:

  • Infeksi berat
  • Darah dalam urin
  • Iritasi kandung kemih
  • Penyumbatan aliran urin

Kerusakan ginjal

Gejala-gejala diatas dapat menyebab tekanan pada kandung kemih, sehingga ginjal dapat mengalami kerusakan. Selain itu, infeksi yang dimulai pada kandung kemih dapat menyebar ke ginjal, menyebabkan kerusakan.

Demikianlah 7 gejala pembesaran prostat jinak, semoga bisa menjadi referensi kesehatan. Ingat segera lakukan pemeriksaan ke dokter apabila gejala-gejala diatasi dirasakan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *